“Kalau Sudah Gabung OK OTrip, Tidak Perlu Ngetem,” Anies Baswedan

0
494

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) hari ini mengoperasikan rute kedua untuk uji coba layanan OK OTrip. Rute kedua yang
dilakukan uji coba yakni Semper – Rorotan dengan dilayani 17 angkutan kota (angkot).

“Hari ini rute kedua mulai diuji coba juga. Rutenya Semper-Rorotan dilayani
dengan 17 angkot” Kepala Humas PT Transjakarta, Wibowo mengatakan, uji coba layanan OK OTrip akan dilakukan secara bertahap di empat rute. Uji coba rute pertama dimulai pada Senin (15/1) kemarin dengan rute Duren Sawit – Kampung Melayu.

Ia menjelaskan, layanan OK OTrip ini bisa digunakan mulai pukul 05.00 hingga 23.00. Pada saat uji coba, penumpang yang telah memiliki kartu OK OTrip hanya dikenakan tarif Rp 3.500. Artinya saldo penumpang tidak akan dipotong apabila ingin melanjutkan perjalanan menggunakan bus Transjakarta.

Bowo menambahkan, rencananya uji coba layanan OK OTrip akan dilangsungkan selama tiga bulan dari 15 Januari hingga 15 April 2018 mendatang. Terhitung ada empat rute yang diuji coba yakni Kampung Melayu – Duren Sawit, Semper – Rorotan, Kampung Rambutan –
Pondok Gede dan Lebak Bulus – Ragunan.

Angkot Tidak Lagi Ngetem
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengharapkan, program One Karcis One Trip (OK Otrip) tidak lagi membuat angkutan kota (angkot) ‘ngetem’ menunggu penumpang.

“Insyaallah enggak ada lagi angkot yang ngetem. Karena mereka mengejar kilometer bukan jumlah penumpang,” jelas Anies usai peluncuran program OK OTrip di Balai Kota DKI, Jakarta Selatan, Kamis (14/12).

Selain itu, tambah Anies, nantinya kartu OK Otrip dapat dengan mudah ditemukan masyarakat di sejumlah halte TransJakarta dan gerai sejumlah instansi yang sudah bekerja sama. Namun, masyarakat harus sedikit bersabar karena kartu tersebut baru bisa dibeli
mulai 22 Desember nanti saat launching One Man One Ticket (OMOT).

“Kami berharap warga rasakan manfaat dengan satu kartu terintegrasi bisa berganti kendaraan dengan harga lebih murah di sisi lain penyelenggara pelayanan transportasi akan mendapat kesejahteraan lebih baik,” pungkas Anies.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here